Jelang pelantikan Trump, polisi padati Washington DC

Capitol Square mendapat penjagaan ekstra ketat

Donald Trump akan diambil sumpah sebagai Presiden AS pada 20 Januari besok./*ist

JURNAL3 | WASHINGTON DC – Kehadiran polisi di berbagai titik di seluruh sudut kota Amerika Serikat sudah mulai terasa menjelang pelantikan Donald Trump Presiden AS terpilih.

Dilansir, Voice of America (VOA), Kamis (19/01/2017), kehadiran polisi terasa khususnya di sekitar gedung Capitol. Selain itu, gedung-gedung federal juga banyak dijaga polisi.

Yang paling menyolok, dimana-mana juga ada pagar setinggi 1 meter seperti di sekitaran Washington DC yang jaraknya paling dekat dengan Capitol Square. Ada juga pagar setinggi 5 meter yang jaraknya sekitar 1 mil dari gedung Capitol Square.

Tak hanya itu, mencari area untuk parkir juga sudah mulai terasa sulit karena beberapa tempat parkir sudah mulai ditutup. Termasuk beberapa jalan juga sudah ditutup.

Suasana dan kondisi di AS saat ini, sama dengan kondisi menjelang Presiden Obama dilantik. Namun banyak orang bertanya-tanya apakah pelantikan Donald Trump bisa seramai pelantikan Presiden Obama dulu? Di pelantikan Presiden Obama, ada lebih dari 1 juta orang yang datang untuk menyaksikan. Kemudian pelantikan kedua Presiden Obama yang datang sekitar 800 ribu-1 juta orang. Namun saat ini kondisinya ada yang pro dan kontra dengan Donald Trump.

Kata Karlina, pihaknya belum mengetahui siapa saja dari Indonesia yang akan hadir dalam pelantikan Donald Trump. Info yang dia terima dari petinggi partai yang akan hadir hanya Harry Tanoe Soedibyo.

Sementara itu, untuk anggota kongres di AS hampir 60 persen tidak hadir. Tapi semua senator akan hadir meskipun undangan memang terbatas baik di malam pelantikan maupun hari pelantikan.

Merchandise-merchandise bernuansa presidential juga mulai dijual di AS. Tapi banyak yang berkomentar kalau ini tidak terlalu menyenangkan.

Meskipun begitu, pendukung Trump banyak yang memborong merchandise umumnya topi dan kaos yang bergambar Trump. Namun jika penjualan merchandise ini masih lebih laku saat Presiden Obama dilantik.

Hotel di AS juga banyak yang sudah penuh hingga akhirnya banyak yang menyewa rumah penduduk. Bahkan hotel mewah yang harga paketnya bisa dibilang tidak masuk akal mencapai US$ 4.000 per malam juga sudah penuh.

Ada yang bankers dari AS dan luar AS. Ada juga hotel yang tarifnya US$ 2.000-4.000 per malam, harga itu sudah termasuk mendapatkan merchandise. Pada akhirnya nanti juga akan mendapat tas yang terbuat dari kulit dan bergrafir emas bergambar Donald Trump.

Prediksinya, tepat pukul 12.00 waktu setempat saat pelantikan Donald Trum, AS akan diguyur hujan. Kawasan alun-alun kemungkinan akan becek jika hujan deras. Namun jika orang tersebut sudah fanatik pada Trump maka tidak akan mundur meskipun hujan deras. Karena moment ini dinilai bersejarah.

Yang merasa kesulitan saat kondisi hujan ini adalah jurnalis yang akan meliput. Karena mereka dilarang membawa payung kalau hujan sementara alat yang mereka bawa akan mengalami masalah jika terkena hujan.

Dalam hal ini, semua media massa tetap akan memberitakan pelantikan Trump meskipun sempat ada media yang berlawanan dengan Trump.@voa

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*