Survei Vox Populi, La Nyalla “kuda hitam” di Pilgub Jatim

Bersanding dengan Gus Ipul, Khofifah dan Tri Risma

Nama La Nyalla masuk 4 besar tokoh-tokoh yang dinilai memiliki kans kuat untuk memimpin Jawa Timur dalam kontestasi Pilgub Jatim 2018./*ist

JURNAL3 | SURABAYA – Nama La Nyalla M Mattaliti, salah satu bakal calon gubernur Jatim, ternyata tak bisa disepelekan oleh bakal calon gubernur lainnya.

Berdasarkan survei yang digelar Vox Populi Survey (VPS) untuk pelaksanaan Pilgub Jatim 2018 mendatang, elektabilitas La Nyalla masuk dalam empat besar tokoh yang dinilai memiliki kans kuat menjadi pemenang Pilgub Jatim, diantaranya Saifullah Yusuf, Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini.

Direktur Eksekutive VPS, Ahmad Fikri, Jumat (13/10/2016) menjelaskan, keempat nama itu selalu masuk dalam berbagai simulasi yang dilakukan.

Vox sendiri melakukan simulasi pertanyaan terbuka kepada 1.225 responden secara spontan. Adapun pertanyaannya adalah ‘Siapa yang akan saudara pilih dari tujuh tokoh jika pemilihan gubernur dilakukan hari ini?’

Dari 1.225 respoden memberikan pilihan pada La Nyalla sebesar 26,4 persen dan menempatkan La Nyalla pada urutan pertama pada tingkat elektabilitas tokoh bakal calon gubernur Jawa Timur.

Kemudian urutan Kedua ditempati oleh Tri Rismaharini dengan tingkat elektabilitas 21,3 persen, dan peringkat ketiga ditempati oleh Khofifah Indar Parawansa sebesar 20,1 persen sedangkan Syaiffulah Yusuf sebagai petahana Wakil Gubernur JawaTimur hanya dipilih sebanyak 14,3 persen dan Abdullah Azwar Anas 3,2 persen, Nurwiyatno 2,1persen Dan Nurhayati Assegap 1,8 persen dan yang diam tidak menjawab sebanyak 10,8 persen.

Hasil yang tak jauh beda kata Ahmad juga terjadi saat para responden ditanya soal siapakah tokoh yang akan dipilih jika Pilgub diselenggarakan pada bulan Juni 2018 nanti. Dimana lagi-lagi nama La Nyalla menjadi pilihan yang terbanyak. Dia dipilih oleh 29,4 persen.

Sementara, 22,1 persen respoden memilih Tri Rismaharini. Risma dipilih karena pengalamanya sebagai PNS, birokrat dan Walikota Surabaya. Hal itu dinilai akan bisa memperbaiki Kinerja pemerintahan Jawa Timur yang lebih baik, dan pembangunan Inrastruktur di Jawa Timur.

Urutan ketiga diperoleh Khofifah dengan 19,2 persen. Alasan mereka memilih Khofifah karena responden mengaku dia memiliki kemampuan untuk meningkatkan kegiatan kegiatan sosial di masyarakat seperti rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, perlindungan sosial, dan penanganan fakir miskin dan anak jalanan.

Urutan ke empat, tambah Ahmad ditempati oleh Syaifullah Yusuf yang hanya memperoleh 12,3 persen. Gus Ipul dipilih responden karena dinilai akan mampu meneruskan kepemimpinan Soekarwo.

Sedangkan tiga tokoh lainnya seperti Abdullah Azwar Anas dipilih sebanyak 4,1 Persen, Nurwiyatno hanya dipilih sebanyak 2,1 Persen dan Nurhayati Assegaf 1,4 Persen dan sisanya tidak memilih sebanyak 9,4 Persen.

Survei mengunakan metode multistage random sampling yang didasarkan pada jumlah populasi pemilih di Jawa Timur.

Diperkirakan di Jawa Timur ada 32 juta pemilih. Adapun tingkat kepercayaan survei adalah sebasar 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,8 persen.@bayu

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*