Dasteran Pun Jadi! Serunya Emak-Emak Madura Senam Pagi bersama Dispora Jatim

Rombongan Dispora Jatim Senam Bersama dengan masyarakat Pelabuhan Wisata Branta Pesisir Pamekasan (Dok.istimewa)

Jurnal3.net/Pamekasan – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur (Dispora Jatim) melakukan aktifitas senam bersama masyarkaat Branta Pesisir Pamekasan di pagi hari. Kebetulan, setiap hari Minggu pagi pelabuhan Branta Pesisir salah satu dijadikan sebagai destinasi hiburan dan jalan-jalan masyarakat Madura. Minggu (30/1).

Rombongan Dispora Jatim juga mengikuti senam bersama masyarakat di sekitar Pelabuhan Wisata Branta Pesisir Pamekasan yang terdiri dari Kabid Keolahragaan Firman Syah Ali, JFT Dispora Nasrullah, para atlit SPOPK dan para relawan POM.

Namun, tampak hadir mendampingi Kabid Keolahragaan Dispora Jatim, Rombongan Dispora Kabupaten Pamekasan, dan Kepala Desa Branta Pesisir Agus Istiqlal. Masyarakat nelayan dan para pengunjung pelabuhan wisata Branta Pesisir tampak sangat antusias mengikuti giat senam pagi bersama tersebut dengan pakaian seadanya termasuk bapak-bapak bersarung dan ibu-ibu berdaster.

Dalam sambutannya, Kabid Keolahragaan Firman Syah Ali mengatakan, bahwa Kehadiran Dispora Jatim ke pelabuhan wisata Branta Pesisir ini dalam rangka mensukseskan program Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang terkenal dengan sebutan Jatim Seger.

“Saya hadir ke sini dalam rangka mensukseskan program Ibunda kita bersama, Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa, yaitu Jatim Senang Gerak yang disingkat Jatim Seger. Ibu Gubernur ingin ibu-ibu dan bapak-bapak serta anak-anakku sekalian yang hadir pagi ini untuk selalu berolahraga di mana saja dan kapan saja,” kata Firman, dalam keterangan tertulis, Rabu (2/2/2022).

Lebih lanjut, kata Firman, Jatim seger ini merupakan program yang diluncurkan oleh Gubernur Jawa Timur dalam Haornas tahun 2019. Jatim segera sendiri singkatan dari Jatim Timur Senang Bergerak. Ia pun menyebut program Jatim Seger ini bertujuan untuk menggerakkan semua roda kehidupan di Jawa Timur.

“Berolahraga itu tidak harus berpakaian olahraga dan bersepatu olahraga, berpakaian apapun kita harus terus berolahraga demi peningkatan kualitas hidup bersama. Seperti ibu-ibu yang ikut senam saat ini banyak yang hanya mengenakan daster ya tidak apa-apa, ini bagus sekali, mantap luar biasa,” tukas pria asal Pamekasan ini disambut tepuk tangan meriah masyarakat.

Selepas sambutan, para ibu-ibu berdaster memang tampak antusias mengikuti senam bersama yang dilanjut dengan permainan olahraga tradisional berupa egrang, terompah, gobak sodor, sumpitan, dan okol.

Selain masyarakat gembira dan tertawa riang selama kegiatan berlangsung. Firman Syah nampak semakin menghibur mereka dengan menggunakan bahasa Madura. (dayat)

Share this…
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*