IPW Sebut Ferdy Sambo Cs Itu Mafia di Tubuh Polri

?????????????????????????????????????????????????????????

JURNAL3.NET / JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) menegaskan bahwa Irjen Pol Ferdy Sambo adalah seorang mafia yang bergerak di dunia kejahatan dan menjadi parasit di institusi Polri.

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, mengungkapkan Ferdy memiliki banyak komplotan solid yang rela berkorban demi memuluskan agenda jahat mereka.

“Sambo dan 31 orang yang sukarela terjun ke jurang adalah mafia. Karena apa? Mafia kan kerjanya bergerak dalam dunia kejahatan,” kata Sugeng Teguh lewat Channel Youtube Narasi Newsroom berjudul ‘IPW: Ada Geng Mafia di Tubuh Polri, Hati-Hati..’.

Sugeng menyebut Sambo dan gengnya kerap melakukan penutupan kasus-kasus hukum tertentu. Cara yang digunakan pun jauh dari perikemanusiaan.

Sugeng mengatakan mereka berani menyuap, bahkan membunuh para saksi agar kasus hukum yang ditangani tak berlanjut.

“Yang mereka lakukan kan jahat ya, mafia juga bekerja bagaimana menutupi kasus-kasus hukum pelanggaran hukum. Dengan cara membunuh saksi, menyuap, ya kan gitu kan? Kemudian mengarang cerita bohong,” tegas Sugeng.

Sugeng pun mengingatkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar berhati-hati karena dalam tubuh institusi Polri ada geng mafia.

Sugeng menyampaikan bahwa masyarakat harus apresiasi Kapolri dan tim penyidik serta Timsus yang telah berani membongkar kasus ini sampai ditemukan 31 orang yang diduga komplotan mafia.

“Pak Kapolri ini serius pak Kapolri, ada geng mafia di institusi anda!,” ujarnya Sugeng.

Menurut IPW, masyarakat harus menyampingkan narasi negatif terhadap Timsus yang menangani kasus Ferdy Sambo atas pembunuhan Brigadir J.

Hal tersebut dikarenakan ada kemungkinan upaya dari orang-orang yang tidak ingin terbongkarnya mafia-mafia dalam institusi kepolisian.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ditemukan adanya tanggapan dari pihak Ferdy Sambo atas pernyataan IPW yang menyebut Sambo bersama gengnya adalah mafia./*nnr

Share this…
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*