Kemendagri Membeber Hasil Evaluasi Prokes saat Pilkades

Jurnal3.net/Jakarta – Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Ditjen Pemdes) Kemendagri Yusharto Huntoyungo menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021. Juga, mempersiapkan berbagai hal untuk menyosong gelar Pilkades 2022.

Yusharto menjelaskan, proses pelaksanaan Pilkades selama ini tidak hanya dipantau oleh Kemendagri, melainkan juga oleh Kementerian/Lembaga lainnya.

“Berbagai instansi tersebut. Diantaranya, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan lembaga lainnya,” kata Yusharto di Ruang Nawasena Gedung Ditjen Bina Pemdes. Rabu (2/2/2022) kemarin.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut, menurut Yusharto bertujuan untuk memantau penegakan protokol kesehatan selama Pilkades tersebut berlangsung.

Kata Yusharto, kondisi terkini terkait daerah-daerah yang telah melangsungkan Pilkades maupun yang belum.

“Sebanyak 191 kabupaten/kota sudah melaksanakan Pilkades, dengan rincian 12.612 desa, 2.309 kecamatan, 21.453.486 Daftar Pemilih Tetap (DPT), 54.215 Tempat Pemungutan Suara (TPS), serta 37.089 Calon Kepala Desa (Cakades). Sementara ini terdapat 47 kabupaten/kota yang menunda pelaksanaan Pilkades karena beberapa sebab, termasuk karena level zona pandeminya,” jelas Yusharto, dalam keterangan tertulis terima media jurnal3.net. Kamis (4/2/2022).

Lebih lanjut, Yusharto apresiasi daerah yang telah melaksanakan Pilkades.
“Kami sangat mengapresiasi kabupaten/kota yang telah melaksanakan Pilkades. Harapannya semoga diperoleh kepala desa yang amanah dalam mengemban tugasnya. Selanjutnya akan menyusul 153 kabupaten/kota yang menyusun rencana Pilkades tahun 2022,” tukasnya. (dayat)

Share this…
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*