Perusakan Posko Rakyat Jatim Menggugat, PW GMPI Jatim Aksi Premanisme

JURNAL3.NET / SURABAYA – Aksi premanisme berupa perusakan posko dan pencurian uang donator Rakyat Jawa Timur Menggugat oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa (25/08/2025) menggundang perhatian publik.

Plt. Ketua PW GMPI Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyayangkan sikap arogansi tersebut. Menurutnya tindakan tersebut tidak sepantasnya dilakukan mengingat aksi demonstrasi adalah hak yang dilindungi oleh undang-undang.

“Sangat miris, tidak sepantasnya ada tindakan premanisme seperti itu. Apalagi posko yang dirusak dan uang yang diambil hasil sumbangan masyarakat”, kata Holik Ferdiansyah, Senin (25/8/2025).

Menurutnya, Gubernur Khofifah harus segera merespon persoalan tersebut guna meredam situasi, agar tidak terjadi gesekan antar warga.

“Gubernur harus duduk bareng, tanyakan langsung ke mereka (masyarakat), kira-kira apa yang menjadi kegelisahan mereka selama ini hingga sampai mendirikan posko buat demo. Toh dari gedung Grahadi ke taman Apsari paling 3 menit jalan kaki”, tuturnya.

Holik menuturkan tuntutan Rakyat Jawa Timur Menggugat dinilai wajar dan normatif ditengah isu kenaikan pajak di beberapa daerah.

“Saya baca itu tuntutannya biasa saja ya, tidak ada bahasa gulingkan Gubernur seperti yang digembar-gemborkan. Cuma sebatas pengampunan denda pajak, penuntasan korupsi dana hibah, dan tindakan tegas atas dugaan pungli di SMK/SMA se Jatim”, tandasnya.

Dirinya mengingatkan Gubernur Khofifah agar tidak egois dan mau mendengar keluahan rakyatnya.

“Jangan karena sudah kembali jadi gubernur malah acuh begitu ke rakyatnya, jangan. Ingat dulu waktu kampanye, sampe ke plosok-plosok disamperin buat nyari dukungan”, tambahnya.

“Baik yang mau demo atau yang menolak demo, sama-sama warga Jatim. Kudunya ya didengarkan juga keluhannya”, pungkas Holik./*AlvinPras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 5 seconds