Paparkan Laba Bersih Rp 770,15 M di Triwulan II 2020

Tampil Perdana ke Publik, Dirut Bank Jatim Live via Zoom

Dirut Bank Jatim Busrul Iman bersama direksi dalam press conference via aplikasi Zoom di ruang Bromo kantor pusat Bank Jatim di Surabaya./*humasbankjatim

JURNAL3/SURABAYA – Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman, tampil perdana ke publik dalam press conference dengan sejumlah media massa guna memaparkan kinerja keuangan Triwulan II 2020 secara live melalui aplikasi Zoom, Rabu (29/07/2020).

Ini adalah kali pertama Busrul tampil ke publik pasca dilantik sebagai Direktur Utama Bank Jatim definitif usai terpilih melalui voting tertutup dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Kamis (23/07/2020) lalu,

Dalam pemaparannya didampingi sejumlah direksi Bank Jatim yang lain, dijelaskan bahwa
kinerja keuangan bankjatim triwulan II 2020 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year / YoY).

Berdasarkan kinerja triwulan II, aset bankjatim tercatat Rp. 75,24 triliun atau tumbuh 9,12 % (YoY), Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatim mencatatkan pertumbuhan 10,49 % (YoY) yaitu sebesar Rp. 64,01 triliun. Di tengah pandemi seperti ini, bankjatim tetap mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar Rp. 39,18 triliun atau tumbuh 12,69 % (YoY).

Kredit di sektor korporasi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp. 9,38 triliun atau tumbuh 17,96 % (YoY) diikuti dengan pertumbuhan kredit UMKM yang cukup signifikan yaitu sebesar 6,33 triliun atau tumbuh 16,12% Komposisi rasio keuangan bankjatim periode Juni 2020 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 19,41 %, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,79 %, dan Return On Asset (ROA) 2,73 %.

Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 68,96 %. Dari keseluruhan kinerja positif tersebut, bankjatim berhasil mencatatkan laba sebesar Rp. 770,15 Miliar.

Banyak berbagai tantangan yang dihadapi Pemerintah, pelaku usaha, tidak terkecuali industri perbankan. Pandemi Covid-19 (Corona) menjadi salah satu tantangan terberat yang dihadapi setiap elemen masyarakat. Bank Jatim bersyukur masih mampu memberikan kinerja yang positif khususnya untuk mendorong perekonomian Jawa Timur.

Tantangan selama Triwulan II 2020 masih berlanjut mengingat pandemi COVID-19 yang masih melanda Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, Bank Jatim terus menunjukkan pelayanan yang optimal terutama menyambut tatanan normal baru yang digalakkan oleh Pemerintah.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa beberapa waktu lalu yang menetapkan Busrul Iman menjadi Direktur Utama bankjatim diharapkan mampu menjawab tantangan ke depan dan membawa bankjatim ke arah yang lebih baik.

Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) melalui bankjatim Syariah bersama Badan Wakaf Indonesia Melaunching program Wakaf Peduli Indonesia (KALISA). Bankjatim memiliki peran sebagai penghimpun dana wakaf dari Masyarakat yang selanjutnya akan dikelola oleh Badan Wakaf Indonesia.

Dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), bankjatim bersama Jamkrindo dan Askrindo melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Tentang Penjaminan Kredit/ Pinjaman Program PEN. Bersama dengan beberapa bank BUMN lainnya, PKS ini diharapkan mampu menghidupkan dan menggerakkan kembali perekonomian Indonesia di tengah Pandemi dengan memberikan kredit modal kerja kepada UMKM.

Selama pandemi corona melanda, nasabah atau masyarakat yang sedang berada di rumah dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran virus corona, dapat memanfaatkan layanan e-channel bankjatim untuk melakukan transaksi perbankan.

Melalui fasilitas mobile banking, sms banking dan internet banking, nasabah dapat dengan mudah melakukan transaksi perbankan atau pembayaran dengan cepat, mudah, dan aman tanpa harus keluar rumah.

Kemudahan juga diberikan untuk nasabah dalam pengajuan kredit atau pembiayaan. Sejak pertengahan tahun 2019, telah meluncurkan e-form kredit yang memudahkan nasabah dalam pengajuan kredit di Bank Jatim. Calon nasabah cukup dengan melakukan registrasi melalui portal e-form kredit, kemudian Bank Jatim akan mengirimkan notifikasi melalu sms.

Selain itu Bank Jatim kini telah memiliki fasilitas kredit multiguna elektronik (e-kmg) yang dapat dimanfaatkan nasabah. Fasilitas ini merupakan pengembangan kredit multiguna yang sudah ada sebelumnya.

Kali ini e-kmg menyajikan kemudahan dalam mengajukan permohonan kredit baik para Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif maupun para pensiunan. Beberapa keunggulan dari e-kmg antara lain kemudahan dalam pengajuan kredit melalui mobile application. Selain itu nasabah cukup memiliki rekening dan payroll gaji yang terdaftar di Bank Jatim.@rz

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*