Kabareskrim: Sylviana atasan dari pelaksana proyek

Terkait dugaan korupsi pembangunan masjid walikota Jakpus

Sylviana Murni kembali dibidik Bareskrim Mabes Polri terkait kasus dana hibah Pramuka DKI./*ist

JURNAL3 | JAKARTA – Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan pihaknya segera memanggil calon Wakil Gubernur DKI nomor satu Sylviana Murni sebagai saksi dalam penyelidikan dugaan korupsi pembangunan masjid di kantor Wali Kota Jakarta Pusat tahun anggaran 2010-2011.

“Dia itu sebagai atasan dari pelaksana proyek. Kami masih ingin lihat mekanismenya. Ada dugaan kerugian negara dan spesifikasi yang tidak sesuai,” kata Ari saat ditemui di halaman Gedung Baharkam, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (19/01/2017).

Permasalahan ini bermula, saat ada satu pekerjaan kemudian dibagi-bagi. Padahal biasanya hal ini adalah satu paket pekerjaan. Akibatnya, dalam pelaksanaan spesifikasi berbeda atau di bawah standar dari yang seharusnya.

“Auditnya dari BPK ya. Sama seperti yang lain juga,” tambah Ari namun tidak menjelaskan berapa potensi kerugian negara dan siapa yang akan dibidik sebagai tersangka.

Kabareskrim menegaskan, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus ini.

Seperti diberitakan ada 20 orang saksi yang telah diperiksa dalam kasus ini termasuk Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah yang memenuhi panggilan penyidik di kantor Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipikor) di Kuningan, Rabu (11/1) kemarin.

Diketahui, Masjid Al Fauz yang menjadi pusat penyelidikan polisi diresmikan Fauzi Bowo yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 30 Januari 2011. Masjid dua lantai itu dibangun menggunakan dana anggaran pendapatan daerah (APBD) 2010 sebesar Rp 27 miliar. Pembangunan masjid itu sudah dimulai ketika Sylviana menjabat wali kota Jakarta Pusat.

Peletakan batu pertama dilakukan pada awal Juni 2010 dan pembangunan rampung akhir Desember 2010.

Sylviana menjabat sebagai wali kota Jakarta Pusat hingga awal November 2010 hingga kemudian digantikan Saefullah. Saat itu Sylviana dipromosikan sebagai asisten pemerintahan Provinsi DKI Jakarta pada 4 November 2010.

Kekurangan dana pembangunan Masjid Al Fauz dianggarkan sebesar Rp 5,6 miliar diambil dari APBD tahun 2011.@khoirul

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*